Nusaputra.ac.id – Apa itu Coding? menurut Dosen Teknik Informatika Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi, Rizki Rino Pratama, Coding merupakan proses pengolahan kode yang menggunakan bahasa pemrograman, dari mulai menuliskannya, memperbaikinya, hingga memeliharanya.

Coding diperlukan, karena komputer tidak memahami bahasa manusia, sehingga kata Rizki untuk melihat sebuah hasil seperti tampilan pada layar komputer, kita harus menulis dalam bahasa yang bisa dipahami komputer yaitu Binary.

“Ilustrasinya begini, coba bayangkan coding sebagai seorang penerjemah antara bahasa anda dengan Binary. Jika anda dapat membayangkannya, maka anda dapat lebih mengerti apa itu coding,” kata Rizki.

Menurut Rizki, komputer mengerti berbagai macam bahasa pemrograman. Agar kita bisa berkomunikasi dengan komputer, maka kita harus menggunakan bahasa pemogramannya komputer.

“Jadi, ketika anda dan komputer sudah punya pemahaman yang sama soal bahasa pemrograman, maka anda dapat berkomunikasi dengan komputer,” terangnya.

Ada beberapa bahasa pemrograman yang populer dan digunakan di seluruh dunia. Rizki menyebut, sedikitnya ada lima yang populer dan cukup sederhana untuk dipelajari oleh pemula.

Pertama, Hypertext Markup Language (HTML), merupakan bahasa pemrograman yang paling populer. HTML digunakan untuk pemrograman front-end, dan hampir digunakan oleh semua website di internet.

“Jadi bahasa HTML sangat penting untuk orang-orang yang ingin belajar coding front-end,” ujarnya.

Selanjutnya ada CSS, merupakan bahasa pemograman front-end yang populer setelah HTML. CSS sendiri, terang Rizki cukup mudah dipelajari, meskipun tidak semudah HTML.

“Banyak orang belajar coding HTML dan CSS pada saat yang bersamaan. Ya, karena anda harus menguasai keduanya agar benar-benar bisa membuat sesuatu,” kata magister lulusan Institute Teknologi Bandung (ITB) ini.

Di daftar berikutnya ada Python, termasuk salah satu bahasa pemrograman paling terkenal di dunia. “Sebuah bahasa pemograman yang sangat fleksibel,” ucap Rizki. Python memiliki sintaks sederhana dan penggunaan yang luas, sangat bagus bagi pemula yang ingin belajar coding.

Masih kata Rizki, bahasa pemograman populer lainnya ada Java, sama seperti Pyton, Java adalah salah satu bahasa pemrograman paling fleksibel dan populer di dunia. Java lebih sering digunakan untuk pemrograman back-end dan aplikasi mobile. “Tapi tentu saja penggunaannya bisa lebih dari itu,” cetusnya.

Rizki menjelaskan, dalam sejarahnya hampir semua aplikasi Android dibuat menggunakan Java. Meskipun sekarang sudah mulai berubah, namun menurutnya akan ada lapangan pekerjaan untuk programmer Java di masa depan.

“Mereka dibutuhkan untuk mengatur dan memberikan update aplikasi, dan tentu saja membuat aplikasi baru,” ujar magister Sains Komputasi ini.

Bahasa pemograman lainnya ada JavaScript (JS), merupakan salah satu bahasa pemrograman paling berkembang beberapa tahun terakhir ini. “Ada tuntutan pasar yang besar untuk para programmer JS, sehingga banyak orang yang mulai belajar cara coding JS,” terang Rizki.

JS biasanya digunakan untuk pemrograman front-end untuk membuat tampilan interaktif. JS mengontrol fitur seperti pemutar video, animasi, dan GIF. Akhir-akhir ini, JS lebih sering digunakan untuk pemrograman back-end.

“Itu berarti secara teori, anda dapat membuat sebuah website hanya dengan menggunakan JavaScript,” imbuhnya.

Untuk benar-benar memahami apa itu coding, menurut Rizki seseorang yang sedang belajar perlu mengetahui tipe-tipe programmer, karena masing-masing dari mereka punya spesialisasi yang berbeda-beda.

Pertama, kata Rizki seorang programmer Front-End, yaitu mereka yang bisa membuat website. Mereka ini, lanjut Rizki bertanggung jawab untuk membuat desain, tampilan, dan cara memunculkan konten dalam sebuah halaman web. Para programmer ini menguasai jenis bahasa pemrograman yang berbeda, tujuannya agar mereka dapat menjalankan spesialisasinya.

“Bahasa pemrograman yang paling umum untuk front-end adalah HTML, CSS dan JavaScript,” ujar lajang kelahiran Sibolga, Sumatera Utara ini.

Selanjutnya, ada Programmer Back-End. Jika programmer front-end bertanggung jawab untuk desain dan interaksi sebuah website, maka programmer back-end bertanggung jawab untuk membuat dasar aplikasi untuk sebuah website.

“Aplikasi website ini sangatlah kompleks dan didesain dengan tujuan khusus. Tujuan ini dibuat dengan menggunakan coding,” terang Rizki.

Terakhir kata Rizki ada programmer Aplikasi Mobile, programmer ini membuat aplikasi untuk IOS dan sistem operasi Android. Prospeknya makin terbuka luas, dalam catatannya saat ini, statistik terbaru menunjukkan pengguna telepon
genggam di dunia sudah mencapai 2.5 milyar. “Benar-benar sebuah angka yang besar,” imbunya.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Rizki, belajar coding dan bekerja sebagai programmer, lanjut Rizki bisa memiliki efek yang besar terhadap kehidupan pribadi dan profesional seseorang. Karena, saat ini prospek pekerjaan untuk programmer makin banyak.

Bekerja sebagai programmer, sambung Rizki, berpeluang mendapatkan penghasilan yang tinggi dari profesinya. Apalagi jika bekerja freelance atau karyawan kontrak, menurutnya banyak programmer yang mendapat bayaran lebih dari $100 per jam.

“Anda dapat menjadi bos buat diri sendiri. Walaupun banyak programmer yang bekerja untuk perusahaan, tapi ada cukup banyak programmer yang bekerja sebagai freelance,” ungkapnya.

Selanjutnya, seorang programer juga bisa membuat proyek sendiri. Misalnya, lanjut dia, seorang programmer yang punya jaringan bisnis, dapat membuat aplikasi lalu menjualnya. “Atau membuat website sesuai pesanan pribadi,
organisasi atau perusahaan,” cetusnya.

Untuk bisa belajar coding secara cepat, Rizki memberi beberapa metode cepat yang bisa dilakukan pemula. YouTube bisa menjadi pilihan utama untuk melihat ratusan video yang membahas fitur penting dari bahasa pemrograman yang seseorang pilih.

Selanjutnya bisa melalui buku referensi, “Jika anda serius untuk belajar coding, anda dapat mencari buku referensi yang memuat contoh-contoh sintaks dan tool lainnya,” ujarnya.

Pilihan lainnya bisa melalui bermain game. Dengan meningkatnya popularitas bahasa pemrograman, ada berbagai macam aplikasi dan game yang didesain untuk membantu anda belajar cara coding. “Biarpun kebanyakan dari game tersebut ditujukan untuk anak-anak, orang dewasa pun dapat berlatih coding menggunakannya,” tandasnya.

“Prinsip terpenting untuk menguasai sebuah bahasa pemrograman adalah berlatih. Tidak penting bagaimana cara anda berlatih, asal anda memang berkomitmen memberikan waktu anda untuk belajar, dengan demikian anda akan berkembang pesat,” pungkasnya dengan mantap.

Comments are closed.