Jurusan manajemen menjadi salah satu program studi (Prodi) populer di Univeritas Nusa Putra (NPU) Sukabumi, meski baru dua tahun dibuka, namun jumlah mahasiswanya bertambah signifikan.

Nah, bagi anda yang penasaran kenapa banyak mahasiswa, yang berminat masuk jurusan manajemen NPU Sukabumi? simak nih keunggulan-keunggulan prodi manajemen NPU Sukabumi dari Ketua prodinya, Yusuf Iskandar berikut ini.

Menurut Yusuf, dari aspek kurikulum, prodi manajemen NPU Sukabumi memiliki kurikulum yang disusun berlandaskan pada landasan yuridis, filosofis, dan teoritis. Landasan  yuridisnya, mengacu kepada undang-undang, peraturan pemerintah dan peraturan menteri yang ada saat ini.

Semuanya, kata dia disesuaikan dengan standar nasional pendidikan tinggi serta kerangka kualifikasi nasional Indonesia. Adapun landasan filosofisnya, lanjut dia, mengacu pada tatanan nilai Trilogi Nusa Putra.

“Trilogi Nusa Putra mengajarkan mahasiswa dan seluruh civitas akademikannya untuk selalu mengutamakan cinta kasih illahiyah, cinta kasih kepada orang tua dan cinta kasih kepada sesama manusia,” kata Yusuf, Jumat (15/11/2019).

Sedangkan landasan teoritisnya didasarkan atas prinsip-prinsip relevansi, kontinuitas, fleksibilitas, efektivitas, serta pragmatis. Karena pada dasarnya, menurut Yusuf, penyusunan kurikulum termasuk kurikulum pendidikan tinggi tidak lepas dari rujukan berbagai kebijakan maupun standar nasional.

“Disesuaikan juga dengan karakteristik pendidikan tinggi yang wajib menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” terangnya.

Selain itu, sambung Yusuf, prodi manajemen NPU Sukabumi memiliki visi menyelenggarakan pendidikan profesional, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang manajemen yang unggul dan terpercaya, karena kualitasnya dan terdepan dalam inovasinya. Dengan visi tersebut, akan dihasilkan lulusan yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan semangat kewirausahaan yang kompeten dan responsive.

“Para lulusan juga disiapkan untuk mampu mengantisipasi perkembangan dan dinamika perubahan di tingkat lokal, nasional, regional dan global,” ujar Magister Manajemen jebolan Institute Pertanian Bogor (IPB) ini.

Namun dengan visi tersebut, kata Yusuf tetap mengutamakan nilai-nilai integritas dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal itu, untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten pengetahuan dan keterampilannya, tetapi sekaligus bermoral, beretika dan berwawasan lingkungan.

Selama menempuh kuliah manajemen di NPU Sukabumi, menurut Yusuf setiap mahasiswa akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang spesifik mengenai ilmu manajemen dan bisnis yang terintegrasi dengan teknologi infomasi.

Mahasiswa juga disiapkan menjadi seorang pengusaha yang mampu memanfaatkan pengetahuan dan keterampilannya. “Terutama keterampilan dalam pemasaran dan bisnis internasional,” ujar Yusuf.

Selanjutnya, masih kata Yusuf, mahasiswa juga akan melakukan riset-riset terkait dengan bisnis, manajemen, pemasaran, keuangan dan organisasi bisnis. Kemudian melakukan pengabdian masyarakat dalam bidang bisnis dan manajemen, menghasilkan publikasi nasional, internasional dan berperan serta dalam forum ilmiah, baik di tingkat nasional dan internasional.

“Di tingkat internasional rutin kami adakan, atau sekedar menjadi peserta undangan untuk memaparkan hasil-hasil penelitian setiap tahunnya,” terang Yusuf.

Forum nasional dan internasional yang diadakan atau diikuti NPU Sukabumi memiliki tujuan untuk meningkatkan jaringan kerjasama di tingkat nasional dan internasional, terutama dalam rangka membangun inovasi pendidikan, penelitian ataupun pengabdian pada masyarakat.

“Kami juga ingin mahasiswa manajemen selalu berperan serta secara aktif dalam membangun budaya dan karakter anak Bangsa Indonesia, yang kuat melalui penciptaan sikap, integritas, profesional, serta menjungjung tinggi nilai dan etika sosial,” paparnya.

Dengan visi yang sudah ditetapkan NPU Sukanbumi, tambah Yusuf, setiap lulusan manajemen diharapkan memiliki lima kompetensi utama, yaitu memiliki integritas sebagai ilmuwan yang berkualitas dan profesional, bertakwa, berkepribadian dan berkarakter kuat, berjiwa entrepreneur, demokratis, kritis, dan inovatif.

Lalu, menguasai substansi ilmu dan kajian manajemen secara mendalam dan mampu mengkomunikasikannya sesuai dengan kaidah yang berlaku. Kemudian, memiliki kemampuan dalam mengembangkan ilmu dan teknologi dibidang manajemen untuk memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu dan penerapan manajemen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keempat, memiliki kemampuan sebagai tenaga ahli manajemen yang memberikan kemanfaatan di dunia kerja Dan kelima, memiliki kemampuan menganalisis secara kritis berbagai persoalan manajemen dan terampil mengkomunikasikan atau mempublikasikannya secara ilmiah.

“Kesemua kompetensi itu harus dicapai dengan kerja keras dan kesungguhan dalam belajarnya,” tandasnya.

Comments are closed.