Mau Bikin E-Commerce Tapi Awam? Anda Wajib Baca Buku Ini

Saat ini semakin banyak pelaku usaha yang menjajakan produknya di dunia dalam jaringan (daring). Hal itu disebabkan penjualan melalui perdagangan elektronik (electronic commerce atau e-commerce) semakin diminati konsumen.

Cek saja, sudah banyak toko-toko yang menjajakan produknya secara langsung (offline) yang gulung tikar sebagai imbas dari e-commerce atau toko online yang terus menjamur.

Bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), kalau mau bersaing, tentunya membangun website e-commerce sebagai toko online produknya, saat ini sudah menjadi keniscayaan. Mahal dan ribet, itu bayangan pertama mau membangun e-commerce, tapi tenang, sekarang kita bisa membangun toko online tanpa harus menguasai bahasa pemograman.

Sebuah buku karangan Dosen Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi, Rintho Rante Rerung berjudul “E-Commerce Menciptakan Daya Saing Melalui Teknologi Informasi”, menawarkan cara cepat praktikum membuat sendiri e-commerce dalam waktu yang singkat untuk orang awam.

Tidak main-main, buku yang sudah dijual secara online ini menyandang juara harapan tiga nasional pada Perpusnas EXPO 2019 (5/9/2019) lalu. “Juara di kategori bidang pemasaran online,” ujar Rintho Rante Rerung, Kamis (17/10/2019).

Menurut Rintho, bukunya diperuntukan semua kalangan terutama UMKM atau pebisnis pemula. Karena itu, dalam bukunya terdapat materi lengkap dari mulai pengenalan teknologi informasi, sampai panduan praktikum membangun e-commerce.

“Terdiri dari empat bab, bab satu tentang teknologi informasi, bab dua berbicara e-commerce secara luas, selanjutnya di bab tiga berbicara tentang tools membangun e-commerce, dan bab terakhir mengenai praktikum membangun e-commerce,” beber Rintho.

Untuk menguasai materi bukunya, lanjut Rinto, pembaca disarankan membaca seluruh bab terlebuh dahulu. Selanjutnya, baru melakukan praktek pembangunan e-commerce. Hal itu, kata dia agar pembaca bisa familiar dengan istilah-istilah dan pengertian teknologi informasi. “Prakteknya juga bisa dilakukan secara berkelompok atau tim,” kata lajang kelahiran tahun 1990 ini.

“Selain baca dan praktek dengan panduan buku ini, pelaku UMKM dan pebisnis pemula yang mau punya e-commerce harus rajin melihat perbandingan dari model-model e-commerce yang sudah ada. Selanjutnya bisa menggunakan metode ATM (amati, tiru dan modifikasi),” tandas Dosen Teknik Informasi ini.

Comments are closed.