Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV), memang belum sepopuler Prodi Ilmu Komputer atau Prodi Teknik Informatika. Padahal, prospek kerja mahasiswa lulusan Prodi DKV ini sangat kompetitif di dunia kerja, dua diantaranya sebagai web desainer dan art director. Jadi, jika anda suka design dan multimedia, Prodi DKV pilihan utamanya.

Di Sukabumi, Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi merupakan Perguruan Tinggi (PT) pertama yang membuka prodi DKV, pertama dibuka pada tahun 2014. Dan sampai saat ini, masih jadi satu-satunya baik di wilayah Kota maupun Kabupaten Sukabumi.

Dosen Prodi DKV Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi, Salsa Solli Nafsika, mengatakan, dosen-dosen Prodi DKV NPU Sukabumi saat ini diisi oleh profesional desainer, illustrator, animator, budayawan dan seniman yang aktif dalam dunia pendidikan.

“Mereka para dosen yang tergabung dalam Asosiasi Professional Desain Komunikasi Visual Indonesia Desainer Pembelajar,” kata pria yang akrab di panggil Esa tersebut, Selasa (24/9/2019).

Esa mengatakan, Prodi DKV NPU Sukabumi terus melakukan peningkatan pembelajaran mahasiswa melalui program Praktik Belajar Berbasis Kebutuhan Industri (PBBKI). “Program PBBKI ini sudah berjalan dan diimplementasikan di NPU Sukabumi dalam mata kuliah DKV empat dan lima,” kata Esa.

Gedung Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi di Jl. Raya Cibolang No. 21 Sukabumi, Jawa Barat.

Menurutnya, untuk merealisasikan program PBBKI, NPU Sukabumi telah menjalin kerjasama dengan beberapa institusi dan lembaga, diantaranya dengan Sukabumi Kreatif Hub Kota Sukabumi, Dinas Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral (PESDM) Kabupaten Sukabumi, CMYK Desain dan SUBI TV.

Lebih lanjut dijelaskan olehnya, kompetensi utama yang ingin dicapai dari kerjasama tersebut meliputi tiga kompetisi. Yang pertama, mahasiswa DKV NPU Sukabumi mampu memecahkan masalah desain komunikasi visual melalui pendekatan kreatif yang out of the box, baik bersifat gagasan, rancangan visual maupun aplikasi media dalam menyampaikan pesan di dalam maupun di luar kebutuhan industri.

Selanjutnya, mahasiswa mampu mengoperasikan teknologi berupa perangkat digital serta tanggap terhadap perkembangannya guna mendukung dalam menciptakan produk desain. Kemudian, yang ketiga, mahasiswa diharapkan memiliki keterampilan dalam mengembangkan gagasan melalui pola pikir kreatif, terstuktur untuk memecahkan permasalahan desain, melalui metodologi desain. “Tiga Kompetensi ini sangat penting mengingat kondisi kebutuhan masyarakat yang masih minim akan praktisi dibidang DKV,” terangnya.

Di NPU Sukabumi, Prodi DKV, kata Esa dipelajari melalui pola pendekatan pembelajaran yang bersifat praktikum, metodenya terjun langsung ke dunia industri untuk meningkatkan keterampilan lunak (soft skill) dan pengalaman mahasiswa. Tujuannya, menurut dia agar mahasiswa DKV memiliki pengetahuan dasar bidang fotografi, cinematografi dan penguasaan media baru dalam proses pembelajaran.

“Dengan meningkatkan soft skill dan pengalamannya, mereka akan mampu mengoperasikan teknologi berupa perangkat digital serta tanggap terhadap perkembangannya guna mendukung dalam menciptakan produk desain,” ujarnya.

“Dan mereka juga akan memiliki keterampilan dalam mengembangkan gagasan melalui pola fikir kreatif, terstruktur untuk memecahkan permasalahan desain, melalui metodologi desain,” imbuhnya.

Meskipun baru, namun menurut Esa, Prodi DKV NPU Sukabumi sudah meraih beberapa prestasi, seperti Juara satu dan dua Lomba Logo Pariwisata dan Juara Lomba Film Pendek Kota Sukabumi. Tak ha¬nya itu, di tingkat nasional pun prestasi mahasiswa DKV NPU Sukabumi sangat diperhitungkan.

Bahkan pada 2017 sukses me¬nyabet Juara satu kaligrafi tingkat Provinsi Jawa Barat, dan mengulang prestasi yang sama pada awal 2018 lalu. Dan prestasi yang terbaru, finalis Pekan Seni Mahasiswa Nasional tahun 2018 (Peksiminas XIV) Mewakili Jawa Barat di Jogjakarta Cabang Seni Lukis.

“Selain raihan prestasi, pada beberapa event yang digelar di Ban¬dung dan Jakarta, mahasiswa DKV NPU Sukabumi juga diundang untuk menjadi narasumber,” ujarnya.

“Prodi DKV NPU Sukabumi sejak berdiri sejak lima tahun lalu, sudah menghasilkan 100 persen lulusan yang terjun di dunia kerja,” pungkasnya.

Comments are closed.