Cerita Marvin Jaecks, Mahasiswa Magang Asal Jerman Penyuka Martabak Sukabumi

Meski kali pertama ke Indonesia, Marvin Jaecks, mahasiswa dari European University of Applied Science, Hamburg, Jerman ini mengaku telah mengenal Indonesia dari internet.

Indonesia dalam pengetahuan Marvin adalah negara yang memiliki banyak kekayaan alam, banyak tokoh-tokohnya, orang-orangnya ramah dan makanannya enak-enak. Marvin juga bisa menyebutkan beberapa nama daerah seperti Bali, Jakarta dan Jawa.

Marvin datang ke Sukabumi pada 1 September 2019, dengan status sebagai mahasiswa internship (magang) di Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi selama dua bulan. Ditemui di Kampus NPU Sukabumi belum lama ini, melalui penerjemah, ia langsung mengatakan kesan pertamanya di Sukabumi. “Orang-orang Sukabumi ramah dan baik, dan mahasiswa-mahasiswa di Universitas Nusa Putra terlihat bahagia,” kata dia.

Menurutnya antara Hamburg, Jerman tempat tinggalnya dengan Sukabumi memiliki satu kesamaan yaitu kepadatan kendaraannya. Dan selama menjalani program internship, Marvin akan ikut mempromosikan NPU Sukabumi serta mengajar Bahasa Inggris. Selain itu, ia akan berkeliling Sukabumi sesering mungkin.

“Aku juga sedang mengumpulkan pengalaman untuk perusahaan tempatku bekerja di Jerman, sebuah rumah produksi film,” ujar pria kelahiran Hamburg, 24 tahun silam ini.

Karena keinginannya berkeliling Sukabumi, Marvin mengaku pernah tersesat di Sukabumi. Karena itu, Ia berharap bisa belajar Bahasa Indonesia selama masa internship di NPU Sukabumi.

Meskipun belum lama di Sukabumi, Marvin mengaku sudah menemukan makanan favoritnya. “Makanan favoritku di sini martabak manis dan martabak telor,” ucap lajang yang memiliki ketertarikan kepada seni dan hobi menari tersebut.

Dibalik kekagumannya kepada orang Sukabumi yang menurutnya ramah dan baik, juga budayanya yang kaya, Marvin menyayangkan dengan kondisi sampah yang ada di mana-mana. “Sebaiknya kita harus bisa menjaga lingkungan,” ucapnya.

Menutup obrolan, ketika ditanya soal mimpinya di masa depan, Marvin dengan lugas mengatakannya. “Aku ingin merangkul orang-orang untuk bekerja di bidang yang sedang aku tekuni saat ini,” pungkas Marvin.

Comments are closed.