Nusaputra.ac.id –  Bupati Sukabumi meluncurkan program beasiswa Bupati Sukabumi 2020 satu kecamatan satu sarjana di gedung pertemuan Pendopo Sukabumi, Rabu (22/1).

Program beasiswa Kuliah Gratis Sampai Lulus di Universitas Nusa Putra ini merupakan hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan Universitas Nusa Putra, dan dipastikan berjalanan tanpa menggunakan uang APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Muhammad Solihin mengatakan, pemerintah daerah bersama dengan Universitas Nusa Putra memberikan beasiswa kuliah S1 gratis sampai lulus bagi 50 pelajar.

“Launching program beasiswa Bupati Sukabumi tahun 2020 merupakan realisasi kerjasama pemda dengan Universitas Nusa Putra yang telah dibangun. Setiap kecamatan minimal satu orang,” kata Solihin.

Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi sebelumnya, sambung Solihin, dibebaskan dari kewajiban pembayaran biaya sumbangan pendidikan karena sepenuhnya ditanggung oleh NPU, selama kuliah di salah satu program studi.

“Kecuali biaya KKN (Kuliah Kerja Nyata), PPL (Program Pengalaman Lapangan), tugas akhir, sertifikasi keahlian, dan wisuda,” jelas Solihin.

Terdapat 10 program studi S1 di Universitas Nusa Putra yang bisa dipilih penerima beasiswa yakni Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, PGSD, Teknik Sipil, Teknik Informatika, Teknik Mesin, Desain Komunikasi Visual, Sistem Informasi, dan Teknik Elektro.

Pendaftaran dibuka bagi pelajar SMK, SMA, MA dari 28 Januari sampai 28 Februari 2020 mendatang, bertempat di kecamatan masing-masing, dimana siswa itu tinggal.

Foto bersama Bupati Sukabumi setelah acara. | Sumber Foto: Istimewa

Selain itu bisa juga ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, melalui bagian umum dan kepegawaian atau ke kampus Universitas Nusa Putra. Pendaftaran peserta dari kecamatan akan diserahkan kepada Disdik atau ke NPU pada 1-2 Maret 2020.

“Pelaksanakan seleksi akan dilakukan tanggal 7 Maret 2020, di SMP yang berada di kecamatan masing-masing. Waktu dan lokasi SMP nya akan diinformasikan sebelum seleksi dilakukan,” kata Solihin.

Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Nusa Putra Sukabumi Kurniawan juga menjelaskan beasiswa ini merupakan apresiasi pihaknya kepada Bupati Sukabumi dan perwujudan dari konsep Triple Helix yaitu kolaborasi pemerintah, industri, dan akademisi.

“Itulah yang ingin kita bangun di Sukabumi ini. Kemajuan Sukabumi tidak hanya ditumpukan kepada bupatinya saja, tetapi akademisi pun punya peran dan tanggung jawab yang sama, begitu juga industri,” papar Kurniawan dalam sambutannya.

Ia menilai terkadang sebagai rakyat selalu ingin diberi oleh pemerintah dan menuntut berlebihan kepada pemerintah atau pimpinan, seolah-olah sumber dari segalannya. “Padahal semua punya kapasitas masing-masing, tentu dalam hal ini pun Nusa Putra mengambil momentum membantu bagaimana bupati bisa bekerja dengan cepat dan kita pun sebagai akademisi mendorong menjadi bagian dari pergerakan itu,” tandasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Marwan Hamami menegaskan beasiswa yang baru dilaunching itu, tanpa campur tangan APBD. Semuanya berasal dari Universitas Nusa Putra.

“Tidak memakai APBD. Ini murni dari Universitas Nusa Putra. Kami bersyukur atas beasiswa yang diinisiasi Nusa Putra ini,” jelasnya.

Ke depan, sambung Marwan beasiswa tersebut akan terus dilanjutkan. Bahkan bisa jadi ke depannya semakin banyak. “Bisa saja sekarang baru 50 beasiswa, ke depan sampai 200 atau lebih. Ini akan terus berlanjut,” jelasnya.

Tak hanya itu, Marwan mengaku sedang memikirkan beasiswa untuk sekolah kedokteran. Pasalnya, di Kabupaten Sukabumi masih kekurangan dokter. “Kita juga sedang memikirkan beasiswa untuk dokter di Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

“Dengan mengucapkan Bismillahirohmanirrohim, saya luncurkan dan saya resmikan program beasiswa Bupati Sukabumi untuk satu kecamatan satu sarjana tahun 2020,” ucap Marwan disambut tepuk tangan semua yang hadir.

Comments are closed.