Banyak Spanduk di Lokasi Pra Mabim Universitas Nusa Putra, Ada Apa Yah?

Kegiatan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) atau dengan sebutan dan nama lainnya, saat ini makin unik dan kreatif saja yah, makin jauh dari kesan ajang peloncoan atau bully seperti beberapa tahun kebelakang.

Salah satunya, kegiatan Pra Masa Bimbingan Mahasiswa (Pra Mabim) Universitas Nusa Putra (NPU) Sukabumi tahun 2019 yang dilaksanakan Rabu s.d Kamis, (11-12 September 2019). Kegiatan Pra Mabim merupakan rangkaian dari kegiatan Mabim yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu, 14-15 September 2019 di Kawasan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Selain paparan materi dari dosen-dosen, himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) NPU Sukabumi dan perwakilan dari Kesbangpol Kota Sukabumi, acara Pra Mabim juga diselingi konten games dan quis yang seru. Dan yang menarik di luar gedung terdapat spanduk-spanduk yang mewakili beberapa himpunan mahasiswa. Spanduk-spanduk dipasang di atas gedung dengan tulisan yang beragam, dari mulai ucapan selamat datang, pesan kekeluargaan dan motivasi serta pesan-pesan khusus untuk calon mahasiswa baru yang masih mengikuti pra Mabim.

Nah, ini sebagian isi dari spanduk-spanduknya. Ada spanduk dari Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS), isi tulisannya, Teknik Sipil sampai titik, haram manja disini. “Tujuannya memberikan motivasi untuk mahasiswa baru Teknik sipil supaya lebih bersemangat, karena sambutan yang hangat dari kami keluarga barunya,” kata Ketua HMS, Dede Muhamad Permana, Rabu (11/9/2019).

Menurut Dede, lewat tulisan di spanduk tersebut, HMS ingin menyampaikan pesan kekeluargaan kepada mahasiswa baru Teknik Sipil. “Pesannya bahwa kita di teknik sipil kekeluargaannya sampai akhir hayat, tidak berakhir meskipun kuliah sudah selesai,” ucapnya.

Selain spanduk, HMS juga memasang rangka bambu di balut kain hitam menyerupai patung tengkorak. Kata Dede, lewat patung tersebut himpunan yang dipimpinnya menyampaikan juga pesan supaya mahasiswa baru melihat teknik sipil bukan untuk ajang main main. Dan kain warna hitam yang membalutnya, lanjut dia itu melambangkan keabadian.

“Warna hitam itu memiliki makna loyalitas dan totalitas tanpa batas di dalam keluarga MHS,” imbuhnya.

Ada juga spanduk dari himpunan mahasiswa elektro, berisi tulisan hidup di elektro, besar d elektro, matipun siap untuk elektro. Menurut Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Elektro, Muhamad Ikrar, lewat spanduknya, himpunannya memberi pesan agar mahasiswa baru jangan menyerah untuk berproses, teruslah membangkitkan hidup sehidup hidupnya. “Tujuannya untuk membangkitkan jiwa korsa jurusan Teknik Elektro,” ucapnya.

Spanduk lainnya dari himpunan mahasiswa Mesin. Kata-katanya cukup mencolok yaitu di Universitas Nusa Putra hanya ada dua jurusan, Teknik Mesin dan lain lain.  “Tujuannya untuk memotivasi semua jurusan untuk berkembang, dan pesannya supaya mahasiswa baru bangga masuk jurusan mesin,” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Mesin, Bayu Permana.

Sementara himpunan mahasiswa Desain Komuniksi Visual (DKV) menampilkan spanduk yang berbeda, dengan pilihan warna yang cerah dan tulisan yang simpel, berisi  Selamat Datang Calon Mahasiswa DKV, udah gitu aja. Menurut salah satu anggota himpunan mahasiswa DKV, Agri Ariansyah, himpunannya ingin menyambut mahasiswa baru program studi DKV dengan penuh keceriaan lewat pilihan warnanya.

“Makanya lebih menonjolkan seninya, dibuat sedikit berbeda dan simpel, stikernya yang menunjukan perbedaannya,” ucapnya.

Penanggungjawab Pelaksana Kegiatan Mabim NPU Sukabumi tahun 2019, Gia Yosep Gunawan mengatakan spanduk-spanduk tersebut sebagai bentuk ekspresi dan model penyampaian pesan yang kreatif dari mahasiswa NPU Sukabumi. “Spanduk-spanduknya untuk pesan internal mahasiswa dan khusus di kegiatan Pra Mabim saja,” tandasnya.

Comments are closed.