Jurnal Dosen

Kumpulan Jurnal Dosen STT Nusaputra bisa anda kunjungi melalui link dibawah ini :

>>Selengkapnya

Visi dan Misi

Visi STT Nusa Putra
Menjadi institusi pendidikan berstandar nasional pada tahun 2020 dan kelas dunia pada tahun 2030 di bidang sains dan teknologi yang tangguh sebagai ujung tombak untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia yang cerdas, kreatif, inovatif dan religius.

Pasal 3
Misi STT Nusa Putra

  1. Memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan, pengajaran dan  pembelajaran yang unggul dan bermutu tinggi.
  2. Memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, melalui pengkajian, penelitian, publikasi dan pematenan hasil penelitian yang unggul dan bermutu tinggi.
  3. Memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang dapat menjawab masalah dan tantangan masyarakat yang unggul dan bermutu tinggi.
  4. Mengembangkan organisasi yang tangguh dan inovatif dengan memanfaatkan potensi sumber daya secara optimal sehingga dapat andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan Negara.
  5. Mendorong tumbuhnya kemampuan penguasaan ilmu dan teknologi di Indonesia demi terciptanya kemandirian bangsa.

Pasal 4
Tujuan STT Nusa Putra

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan moral yang unggul serta menerapkan, mengembangkan serta memperluas pengetahuan sains dan teknologi secara profesional.
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu mengadakan penelitian dalam bidang sains dan teknologi, yang hasilnya dapat diimplementasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
  3. Menghasilkan lulusan yang mampu menghabdikan pengetahuan dan keterampilannya dalam bidang sains dan teknologi secara profesional kepada masyarakat.
  4. Menghasilkan karya ilmiah yang berdaya guna khususnya bagi masyarakat Industri, pemerintah dan stakeholder lainya secara umum dalam lingkup nasional dan internasional.
  5. Terwujudnya pengabdian kepada masyarakat berbasis penalaran dan karya penelitian yang bermanfaat dalam memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan bangsa.

Visi dan Misi

Visi STT Nusa Putra
Menjadi institusi pendidikan berstandar nasional pada tahun 2020 dan kelas dunia pada tahun 2030 di bidang sains dan teknologi yang tangguh sebagai ujung tombak untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia yang cerdas, kreatif, inovatif dan religius.

Pasal 3
Misi STT Nusa Putra

  1. Memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan, pengajaran dan  pembelajaran yang unggul dan bermutu tinggi.
  2. Memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, melalui pengkajian, penelitian, publikasi dan pematenan hasil penelitian yang unggul dan bermutu tinggi.
  3. Memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang dapat menjawab masalah dan tantangan masyarakat yang unggul dan bermutu tinggi.
  4. Mengembangkan organisasi yang tangguh dan inovatif dengan memanfaatkan potensi sumber daya secara optimal sehingga dapat andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan Negara.
  5. Mendorong tumbuhnya kemampuan penguasaan ilmu dan teknologi di Indonesia demi terciptanya kemandirian bangsa.

Pasal 4
Tujuan STT Nusa Putra

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan moral yang unggul serta menerapkan, mengembangkan serta memperluas pengetahuan sains dan teknologi secara profesional.
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu mengadakan penelitian dalam bidang sains dan teknologi, yang hasilnya dapat diimplementasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
  3. Menghasilkan lulusan yang mampu menghabdikan pengetahuan dan keterampilannya dalam bidang sains dan teknologi secara profesional kepada masyarakat.
  4. Menghasilkan karya ilmiah yang berdaya guna khususnya bagi masyarakat Industri, pemerintah dan stakeholder lainya secara umum dalam lingkup nasional dan internasional.
  5. Terwujudnya pengabdian kepada masyarakat berbasis penalaran dan karya penelitian yang bermanfaat dalam memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan bangsa.

Sambutan Pendiri

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Mulailah “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang” Ajaran luhur nan suci dari Tuhan ini sering dimaknai hanya  sebatas kewajiban tektual dan kata-kata indah tanpa makna, hanya dijalankan sebagai kewajiban syariat. Sehingga hakikat dari kesempurnaan pijakan hidup ketika kita memulai, bertindak dan berbuat atas  dasar pengasih dan penyayang terhalang oleh  sikap penghambaan berlebihan kita kepada syariat. Ketaatan kita kepada syariat bukan berdasarkan ketakutan berlebihan kita akan hukuman neraka dan bukan juga pengharapan berlebihan akan surga, tetapi ketaatan kita berdasarkan cinta kasih kita kepada Illahiyah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan penuh kesadaran Nusa Putra hadir untuk mengukuhkan kalimat pengasih dan penyayang agar selalu hadir dalam setiap relung hati  insan Nusa Putra dalam tiga kontek trilogi Nusa putra :  Citakasih Illahiyah, Cintakasih Orang Tua dan Cintakasih Sesama untuk mencapai kesempurnaan ahlak sebagai manusia.

Cintakasih Illahiyah sebagai anugrah cahaya insan Nusa Putra untuk tetap menjalankan syariat agama, beragama merupakan kebutuhan dan cinta kita bukan lagi sebagai kewajiban. Insan Nusa Putra harus yakin, jangankan tidak beragama orang beragama saja susah menuju hakekat sehingga aturan hukum tidak lagi menyentuh keadilan, syariat agama tidak lagi menjadi pedoman penyempurnaan ahlak dan aturan manusia hanya berdasarkan persepsi kebanyakan orang sehingga nilai-nilai luhur kemanusiaan hilang dari prilaku kita.

Cintakasih orang tua sebagai kekuatan insan Nusa Putra untuk menjaga ajaran dan nilai-nilai luhur rasul, leluhur, kedua orang tua dan guru-guru kita serta orang-orang soleh sebelum kita. Bagaimana kita sebagai manusia bisa merasakan mana yang salah dan mana yang benar, mana yang hak dan mana yang tidak, mana yang bermoral dan mana yang tidak bermoral tanpa meneladani dan mencontoh rosul, leluhur, orang tua dan guru-guru kita serta orang-orang soleh sebelum kita.

 

Cintakasih kepada sesama sebagai pengikat insan Nusa Putra untuk menjalani hidup berdampingan secara damai dalam menyikapi setiap perbedaan, karena Tuhan berkehendak atas adanya perbedaan itu sendiri. Setiap insan Nusa Putra harus yakin bahwa perbedaan adalah kehendak Tuhan, kalau Tuhan berkehendak tidak ada perbedaan tentunya mudah bagi Tuhan. Tetapi realitanya Tuhan menciptakan banyak perbedaan baik pisik, non pisik dan pedoman hidup yang di jalani oleh setiap manusia, untuk itu setiap insan Nusa Putra harus bersujud dan tunduk atas kehendak Tuhan.

 

Kesadaran kolektif warga Nusa Putra adalah kesadaran insan Nusa Putra untuk mengedepankan sikap Pengasih dan Penyayang dalam setiap aktivitas hidup sehingga niat, tindakan dan tujuan atas apapun semata-mata untuk menegakan kekuatan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Gerakan perubahan yang dikumandangakan Nusa Putra adalah pencapaian manusia menuju kesempurnaan ahlak, sehingga manusia layak sebagai  pemimpin di muka bumi ini. Pencapaian Ilmu, Sains dan Teknologi semata-mata untuk  pencapaian manusia menjalankan prilaku kebajikan agama yang dianutnya dengan berusaha menyempurnakan ahlak diri, keluarga dan sesama sepanjang masa.

Wassalamualaikum wr.wb.

 

 

 

Sambutan Pendiri

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Mulailah “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang” Ajaran luhur nan suci dari Tuhan ini sering dimaknai hanya  sebatas kewajiban tektual dan kata-kata indah tanpa makna, hanya dijalankan sebagai kewajiban syariat. Sehingga hakikat dari kesempurnaan pijakan hidup ketika kita memulai, bertindak dan berbuat atas  dasar pengasih dan penyayang terhalang oleh  sikap penghambaan berlebihan kita kepada syariat. Ketaatan kita kepada syariat bukan berdasarkan ketakutan berlebihan kita akan hukuman neraka dan bukan juga pengharapan berlebihan akan surga, tetapi ketaatan kita berdasarkan cinta kasih kita kepada Illahiyah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan penuh kesadaran Nusa Putra hadir untuk mengukuhkan kalimat pengasih dan penyayang agar selalu hadir dalam setiap relung hati  insan Nusa Putra dalam tiga kontek trilogi Nusa putra :  Citakasih Illahiyah, Cintakasih Orang Tua dan Cintakasih Sesama untuk mencapai kesempurnaan ahlak sebagai manusia.

Cintakasih Illahiyah sebagai anugrah cahaya insan Nusa Putra untuk tetap menjalankan syariat agama, beragama merupakan kebutuhan dan cinta kita bukan lagi sebagai kewajiban. Insan Nusa Putra harus yakin, jangankan tidak beragama orang beragama saja susah menuju hakekat sehingga aturan hukum tidak lagi menyentuh keadilan, syariat agama tidak lagi menjadi pedoman penyempurnaan ahlak dan aturan manusia hanya berdasarkan persepsi kebanyakan orang sehingga nilai-nilai luhur kemanusiaan hilang dari prilaku kita.

Cintakasih orang tua sebagai kekuatan insan Nusa Putra untuk menjaga ajaran dan nilai-nilai luhur rasul, leluhur, kedua orang tua dan guru-guru kita serta orang-orang soleh sebelum kita. Bagaimana kita sebagai manusia bisa merasakan mana yang salah dan mana yang benar, mana yang hak dan mana yang tidak, mana yang bermoral dan mana yang tidak bermoral tanpa meneladani dan mencontoh rosul, leluhur, orang tua dan guru-guru kita serta orang-orang soleh sebelum kita.

 

Cintakasih kepada sesama sebagai pengikat insan Nusa Putra untuk menjalani hidup berdampingan secara damai dalam menyikapi setiap perbedaan, karena Tuhan berkehendak atas adanya perbedaan itu sendiri. Setiap insan Nusa Putra harus yakin bahwa perbedaan adalah kehendak Tuhan, kalau Tuhan berkehendak tidak ada perbedaan tentunya mudah bagi Tuhan. Tetapi realitanya Tuhan menciptakan banyak perbedaan baik pisik, non pisik dan pedoman hidup yang di jalani oleh setiap manusia, untuk itu setiap insan Nusa Putra harus bersujud dan tunduk atas kehendak Tuhan.

 

Kesadaran kolektif warga Nusa Putra adalah kesadaran insan Nusa Putra untuk mengedepankan sikap Pengasih dan Penyayang dalam setiap aktivitas hidup sehingga niat, tindakan dan tujuan atas apapun semata-mata untuk menegakan kekuatan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Gerakan perubahan yang dikumandangakan Nusa Putra adalah pencapaian manusia menuju kesempurnaan ahlak, sehingga manusia layak sebagai  pemimpin di muka bumi ini. Pencapaian Ilmu, Sains dan Teknologi semata-mata untuk  pencapaian manusia menjalankan prilaku kebajikan agama yang dianutnya dengan berusaha menyempurnakan ahlak diri, keluarga dan sesama sepanjang masa.

Wassalamualaikum wr.wb.

 

 

 

Gagasan Pendirian

 

GAGASAN GENERASI NUSA PUTRA
Menjadikan sikap pengasih dan penyayang sebagai pijakan nurani kesempurnaan ahlak generasi baru Nusa Putra dan prilaku cinta kasih sebagai ketundukan kepada Illahiyah.     

WAHANA MEMBANGUN GENERASI NUSA PUTRA
Kecintaan pada agama sebagai cahaya Illahi petunjuk kebenaran generasi Nusa Putra.
Kecintaan kepada orangtua, para nabi, para rashul, para wali, leluhur, orang-orang shaleh dan guru-guru kita sebagai kekuatan pengikat moral yang kuat menuju cahaya kebenaran Illahiyah
Kecintaan kepada sesama manusia sebagai ketundukan manusia atas kehendak Illahiyah.
Kecintaan pada Illahiyah, meneladani orang tua dan mengasihi sesama sebagai pedoman kesempurnaan ahlak.


STRATEGIS
Organisasi digunakan sebagai wahana strategis menanamkan sikap Cinta Kasih Illahiyah, Cinta kasih Orang Tua dan Cinta Kasih Sesama Manusia dilandasi atas sikap Pengasih dan Penyayang yang melekat pada nurani kebenaran Generasi Nusa Putra dalam upaya menjaga kesempurnaan ahlak sebagai manusia.    

 

 

 

 

 

More Articles...