Jurnal Dosen

Kumpulan Jurnal Dosen STT Nusaputra bisa anda kunjungi melalui link dibawah ini :

>>Selengkapnya

Sambutan Pendiri

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Mulailah “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang” Ajaran luhur nan suci dari Tuhan ini sering dimaknai hanya  sebatas kewajiban tektual dan kata-kata indah tanpa makna, hanya dijalankan sebagai kewajiban syariat. Sehingga hakikat dari kesempurnaan pijakan hidup ketika kita memulai, bertindak dan berbuat atas  dasar pengasih dan penyayang terhalang oleh  sikap penghambaan berlebihan kita kepada syariat. Ketaatan kita kepada syariat bukan berdasarkan ketakutan berlebihan kita akan hukuman neraka dan bukan juga pengharapan berlebihan akan surga, tetapi ketaatan kita berdasarkan cinta kasih kita kepada Illahiyah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan penuh kesadaran Nusa Putra hadir untuk mengukuhkan kalimat pengasih dan penyayang agar selalu hadir dalam setiap relung hati  insan Nusa Putra dalam tiga kontek trilogi Nusa putra :  Citakasih Illahiyah, Cintakasih Orang Tua dan Cintakasih Sesama untuk mencapai kesempurnaan ahlak sebagai manusia.

Cintakasih Illahiyah sebagai anugrah cahaya insan Nusa Putra untuk tetap menjalankan syariat agama, beragama merupakan kebutuhan dan cinta kita bukan lagi sebagai kewajiban. Insan Nusa Putra harus yakin, jangankan tidak beragama orang beragama saja susah menuju hakekat sehingga aturan hukum tidak lagi menyentuh keadilan, syariat agama tidak lagi menjadi pedoman penyempurnaan ahlak dan aturan manusia hanya berdasarkan persepsi kebanyakan orang sehingga nilai-nilai luhur kemanusiaan hilang dari prilaku kita.

Cintakasih orang tua sebagai kekuatan insan Nusa Putra untuk menjaga ajaran dan nilai-nilai luhur rasul, leluhur, kedua orang tua dan guru-guru kita serta orang-orang soleh sebelum kita. Bagaimana kita sebagai manusia bisa merasakan mana yang salah dan mana yang benar, mana yang hak dan mana yang tidak, mana yang bermoral dan mana yang tidak bermoral tanpa meneladani dan mencontoh rosul, leluhur, orang tua dan guru-guru kita serta orang-orang soleh sebelum kita.

 

Cintakasih kepada sesama sebagai pengikat insan Nusa Putra untuk menjalani hidup berdampingan secara damai dalam menyikapi setiap perbedaan, karena Tuhan berkehendak atas adanya perbedaan itu sendiri. Setiap insan Nusa Putra harus yakin bahwa perbedaan adalah kehendak Tuhan, kalau Tuhan berkehendak tidak ada perbedaan tentunya mudah bagi Tuhan. Tetapi realitanya Tuhan menciptakan banyak perbedaan baik pisik, non pisik dan pedoman hidup yang di jalani oleh setiap manusia, untuk itu setiap insan Nusa Putra harus bersujud dan tunduk atas kehendak Tuhan.

 

Kesadaran kolektif warga Nusa Putra adalah kesadaran insan Nusa Putra untuk mengedepankan sikap Pengasih dan Penyayang dalam setiap aktivitas hidup sehingga niat, tindakan dan tujuan atas apapun semata-mata untuk menegakan kekuatan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Gerakan perubahan yang dikumandangakan Nusa Putra adalah pencapaian manusia menuju kesempurnaan ahlak, sehingga manusia layak sebagai  pemimpin di muka bumi ini. Pencapaian Ilmu, Sains dan Teknologi semata-mata untuk  pencapaian manusia menjalankan prilaku kebajikan agama yang dianutnya dengan berusaha menyempurnakan ahlak diri, keluarga dan sesama sepanjang masa.

Wassalamualaikum wr.wb.